Senin, 12 Desember 2011

Pentingnya Membakar Kalori Melalui Olahraga Senggama


Berhubungan intim sangat bermanfaat bagi pasangan suami istri. Bukan hanya sebagai ajang pembuktian cinta, namun kegiatan ini juga dapat membuat tubuh lebih sehat.
Berhubungan seks selama 30 menit, sepadan dengan membakar 150 kalori lewat senam aerobik. Hasil ini diperoleh dari sebuah penelitian yang dilansir dari Care Fair.
Dalam laporan Kinsey Institute, rutin bersenggama 30 menit dalam sehari sama halnya dengan bila anda rajin menaiki anak tangga, sebanyak 115 kalori berhasil dibakar. Sama seperti anda berhubungan intim dengan pasangan.
Faktanya, rutin bersenggama sepekan tiga kali, dalam setahun dapat membakar kalori seperti anda telah berlari sepanjang 75 miles. Saat anda menggapai orgasme, tubuh mendesak mengeluarkan oxytocin, yaitu hormon yang menghubungkan keterikatan emosi antara anda dan pasangan. Oxytocin juga berperan untuk mengatur tekanan darah dan suhu tubuh ketika sedang bercinta. Pasalnya. Tubuh yang tegang saat menggapai puncak kenikmatan seksual (orgasme) dapat rileks kembali dengan adanya hormon ini.
Tak hanya itu saja, hormon ini juga membebaskan rasa perih saat tubuh sedang dalam kondisi kurang bugar ketika bercinta.
Jadi, jika sedang malas olahraga, anda bisa membakar kalori dengan cara sensual. Menarik bukan? Namun perhatikan terlebih dahulu kondisi fisik anda. Persiapkan fisik, suasana hatidan tempat yang nyaman sebelum ajang “tempur” dilakukan.
Tak dipungkiri, kondisi kesehatan jiwa raga serta stamina yang fit, dapat merasakan nikmatnya kehidupan percintaan anda.

Kamis, 17 November 2011

MEWABAHNYA TIKUS PADA EKOSISTEM SAWAH


  • Penyebab Terjadinya
Jumlah pakan/makanan (Padi) melimpah.
Jumlah pemangsa tikus (Konsumen II) sedikit / tidak sei,bang dengan jumlah tikus.
Tempat berkembang biak yang aman untuk tikus.
Tidak ada peran serta dari manusia dalam membasmi sarang tikus.
Banyak predator ( ular ) yang diburu oleh manusia.

  • Efek Tehadap Organisme Lain
Mungkin bisa membuat pertumbuhan padi menjadi kurang baik atau bahkan bisa gagal panen. Hal tersebut juga berlaku untuk tanaman lain yang biasanya dikonsumsi tikus. Karena tanaman tersebut dirusak oleh tikus sedangkan mungkin pemangsa tikus sendiri jumlahnya sedikit.

  • Pengaruh Yang Timbul Pada Rantai Makanan
Tanaman padi ( Produsen ) akan lebih cepat habis karena jumlah tikus banyak sedangkan pemangsa tikus ( Ular ) mungkin jumlahnya sedikit. Jadi Produsen akan cepat habis, sedangkan Hewan / Pemangsa (Konsumen III) yang tingkatnya diatas Pemangsa Tikus (Konsuman II) juga akan berkurang karena kekurangan sumber makanannya.
Dengan kata lain, akan terjadi ketidakseimbangan pada rantai makanan apabila jumlah Tikus (Konsuman I) tidak segara dikendalikan

Kamis, 10 November 2011

SMK N 1 Purworejo


Kritik Anda adalah Kue Anda

Ditulis oleh: Anne Ahira


"Anda tidak berhak dipuji kalau tidak
bisa menerima kritikan."

                   -- Halle Berry, 2005

Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan
Halle Berry, artis peraih Oscar melalui
film James Bond 'Die Another Day' di
tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie
Award.

Razzie Award adalah penghargaan yang
diberikan kepada mereka yang dinilai
aktingnya buruk. Label pemain terburuk
ini didapatkan Halle setelah memainkan
perannya di film 'Cat Woman'.

Ia adalah orang yang pertama kali
langsung datang ke tempat pemberian
penghargaan tersebut.

Tidak ada Aktor dan Artis lain
sebelumnya yang sanggup datang dan
hanya menyampaikan pesannya melalui
video.

Sambutannya sungguh menarik : "Saya
menerima penghargaan ini dengan tulus.
Saya menganggap ini sebagai kritik
bagi saya untuk tampil lebih baik di
film-film saya berikutnya. Saya masih
ingat pesan ibu saya bahwa... 'Kamu
tidak berhak dipuji kalau kamu tidak
bisa menerima kritikan'."


Tepukan tangan sambil berdiri sebagai
bentuk ketakjuban dari para hadirin
sangat memeriahkan malam itu. Ya,
sangat sedikit orang yang sanggup
menerima kritikan seperti Halle.

Nah, sekarang, apa arti kritik bagi
Anda? Apakah itu musibah buruk?
Seperti bencana yang tidak terduga,
atau... simbol kehancuran diri? Adakah
yang bisa menganggap kritik layaknya ia
menerima pujian?

Kritik memiliki banyak bentuk...

Kritik bisa berupa nasehat, obrolan,
sindiran, guyonan, hingga cacian pedas.
Wajar saja jika setiap orang tidak suka
akan kritik.

Bagaimanapun, akan lebih menyenangkan
jika kita berlaku dan tampil sempurna,
memuaskan semua orang dan mendapatkan
pujian.

Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa
kita bisa aman dari kritik? Tokh kita
hanyalah manusia dengan segala
keterbatasannya. Dan nyatanya, di dunia
ini lebih banyak orang yang suka
mengkritik, daripada dikritik. :-)

Kalau anda suka sepak bola, pasti
sering mengamati para komentator dalam
mengeluarkan pernyataan pedasnya.

Padahal belum tentu kepandaian mereka
dalam mengkritik orang lain sebanding
dengan kemampuannya jika disuruh
memainkan bola sendiri di lapangan. ;-)

Belum lagi para pakar dan pengamat
politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka
ramai-ramai berkomentar kepada publik,
seolah pernyataan merekalah yang paling
benar. :-)

Namun bukan itu permasalahannya!

Pertanyaannya sekarang adalah...
seandainya anda mendapatkan kritikan,
yang sakitnya melebihi tamparan, apa
yang harus anda lakukan?

Jawabannya adalah...

=> Nikmatilah setiap kritikan layaknya
      kue kegemaran kita!

Mungkinkah? Mengapa tidak! :-)

Kita mempunyai wewenang penuh untuk
mengontrol perasaan kita.
 
Berikut tips untuk anda saat menghadapi
kritik:

1. Ubah Paradigma Anda Terhadap Kritik

Tidak sedikit orang yang jatuh
hanya gara-gara kritik, meski tidak
semua kritik itu benar dan perlu
ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan
adanya yang *masih peduli* kepada kita.

Coba perhatikan perusahaan-perusahaan
besar yang harus mengirimkan berbagai
survey untuk mengetahui kelemahannya.

Bayangkan jika anda harus melakukan
hal yang sama, mengeluarkan banyak uang
hanya untuk mengetahui kekurangan
anda! LoL. :-)

Kritik merupakan kesempatan untuk
koreksi diri. Tentu saja akan
menyenangkan jika mengetahui secara
langsung kekurangan kita, daripada
sekedar menerima dampaknya, seperti
dikucilkan misalnya.

2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik

Tidak ada salahnya mencari tahu detil
kritik yang disampaikan. Anda bisa
belajar dari mereka dan melakukan
koreksi terhadap diri anda. Bisa jadi
kritik yang disampaikan benar adanya.

Jika perlu, justru carilah orang yang
mau memberikan kritik sekaligus saran
kepada anda. Tokh anda tidak akan
menjadi rendah dengan hal itu.

Justru sebaliknya, pendapat orang bisa
jadi membuka persepsi, wawasan, maupun
paradigma baru yang mendukung goal
anda.

3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!

Tanggapi kritik dengan bijak. Anda
tidak perlu merasa marah atau
memasukkannya ke dalam hati. Toh
menyampaikan pendapat adalah hak semua
orang.

Nikmatilah apapun yang mereka
sampaikan. Tidak ada ruginya untuk
ringan dalam mema'afkan seseorang.
Anggaplah semua itu untuk perbaikan
yang menguntungkan anda kelak.

Jangan pernah anda balas kritik dengan
kritik. Karena hal ini hanya akan
membuat perdebatan, menguras tenaga &
pikiran. Tidak ada gunanya...

4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^

Ini semua bisa melatih mental kita agar
bisa *tegar* menghadapi ujian yang
lebih hebat di kemudian hari.

Singkatnya, kita memang hanya layak
dipuji jika sudah berani menerima
kritikan. Meski tidak mudah, asah terus
keberanian anda untuk menikmati kritik
layaknya menikmati kue anda.

Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan
datang apabila kita sudah melakukan
sesuatu yang berharga.

So, jangan pernah bosan untuk memburu
kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan
lapang dada! :-)